Main » 2009 » October » 31 » The World of St. John, The Gospel and the Epistles.
The World of St. John, The Gospel and the Epistles.
2:56 PM

Judul buku      : The World of St. John, The Gospel and the Epistles.

Pengarang       : E. Earle Ellis

 

Isi.

Penulis membagi buku ini menjadi enam bagian. Pertama, Membahas ‘dunia” Yohanes. Kedua, Tujuan penulisan Yohanes.Ketiga, Karakter dan perencanaan Injil Yohanes. Keempat, eksposisi Injil Yohanes. Kelima, Eksposisi surat Yohanes, dan keenam, Makna tulisan Yohanes bagi kehidupan sekarang. Pembahasan dimulai dengan pemaparan tentang siapa sebenarnya Yohanes. Dengan menggunakan dasar tulisan bapak-bapak Gereja (Irenaeus, Polycarpus), penulis menyakini bahwa Injil Yohanes ditulis oleh Yohanes di kota Efesus 50-60 tahun sesudah kebangkitan Yesus. Lingkungan saat masa penulisan Yohanes juga dibahas dalam buku ini. Adapun kepercayaan-kepercayaan itu adalah : Pilosopi Yunani, Tradisi Yahudi, Gnostik, Masyarakat Qumran dan kerasulan Gereja.

Penulis buku ini menegaskan bahwa tujuan Injil Yohanes terdapat dalam Yoh. 20:31 yang sama dengan di I Yoh 1:2-4. Ada pun tujuan pembaca (recipients) dari Injil Yohanes adalah orang-orang Kristen Yunani termasuk Kristen Yahudi dan Yahudi diaspora. Penulis menyakini bahwa tujuan Injil Yohanes  sepenuhnya menanamkan  dan menegaskan pengajarannya tentang Yesus sebagai Mesias yang dikaitkan secara langsung dengan keberadaan Gereja.

Bagian 3 dari buku ini penulis membahas tentang karakter dan rencana Injil Yohanes. Beberapa kajian tentang sumber Injil Yohanes adalah tiga Injil lain ( Matius, Markus dan Lukas), dan tradisi “Injil” lain. Penulis membandingkan persamaan dan perbedaan antara sumber-sumber tersebut. Adapun struktur dan rencana dari Injil Yohanes, penulis mengatakan bahwa Yohanes mengacu pada interpretative dan thematik karakter.

Adapun makna yang dapat diperoleh dari Injil pembelajaran Injil Yohanes menurut penulis adalah : pertama, Dalam Injil Yohanes dapat ditemukan jaminan hidup kekal dari Allah bagi umatnya yang saat ini masih tinggal di dunia. Kedua, dalam Injil Yohanes ditemukan pengajaran agar Gereja pada masa transisi kembali pada kebenaran yang sejati yaitu Yesus sebagai kepala Gereja yang sejati. Dan ketiga, pada Injil Yohanes ditemukan pengajaran bagi jemaat agar jemaat menjadi saksi di tengah-tengah dunia masa kini.


(Sebuah ringkasan baca)

Views: 303 | Added by: heri | Rating: 0.0/0 |
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *: